Pelajari 2 Analisa Dasar Bermain Saham, Fundamental dan Teknikal

  • Bagikan
Analisa Dasar Bermain Saham, Fundamental dan Teknikal
Analisa Dasar Bermain Saham, Fundamental dan Teknikal

Dalam berinvestasi saham dilakukan dua analisis yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal. Tujuan dari analisis ini adalah untuk mendapatkan saham terbaik. Kedua analisis tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Pada dasarnya, semua analisis, baik fundamental maupun teknis, bertujuan untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang perangkat investasi saat ini. Mai kita kupas dan Pelajari 2 Analisa Dasar Bermain Saham, Fundamental dan Teknikal.

Berikut 2 Analisa Dasar Bermain Saham

Apa itu Analisis Fundamental?

Sesuai dengan namanya, analisis fundamental dapat dikatakan sebagai analisis fundamental dalam menggali informasi termasuk kondisi ekonomi, industri secara keseluruhan, dan keadaan perusahaan. Teknik analisis ini cenderung melihat kinerja dan ekspektasi perusahaan dalam mengestimasi harga saham.

Metode utama yang biasa digunakan adalah terlebih dahulu mendapatkan stok yang diperkirakan layak. Hal tersebut dapat dilakukan secara top down yaitu melakukan observasi dari kondisi makro ekonomi, sektor industri, hingga perusahaan. Atau bisa juga dilakukan dengan arah sebaliknya yaitu disebut “buttom-up”, artinya melakukan pengamatan dari perusahaan, sektor industri, hingga kondisi makroekonomi.

Secara praktis, ada beberapa hal yang perlu diketahui investor tentang perusahaan yang menerbitkan saham tersebut. Meskipun dapat dilihat melalui tabel-tabel yang dikeluarkan oleh perusahaan, investor juga dapat mengumpulkan informasi mengenai elemen keuangan dan transparansi perusahaan. Elemen keuangan yang perlu dipertimbangkan, seperti laba per saham, nilai buku ekuitas, nilai buku saham, atau rasio beban. Semua ini akan dibutuhkan nanti untuk mengevaluasi apakah saham itu baik atau buruk.

Dalam hal transparansi informasi, perusahaan menyusunnya dalam laporan tahunan. Laporan tersebut memuat semua aktivitas perusahaan selama satu tahun. Namun laporan tahunan ini terkadang sulit untuk dipahami. Pada dasarnya dengan adanya laporan tahunan, Anda dapat mempelajari berbagai hal, seperti kelemahan struktur manajemen, informasi laba, dan informasi sejenis. Nah sekarang kamu paling tidak tahu satu Analisa Dasar Bermain Saham fundamental.

Tips memilih saham bagus berdasarkan analisa fundamental

Dari analisis yang dilakukan dengan analisis fundamental, yang perlu diperhatikan adalah acuan untuk menentukan suatu saham baik atau buruk. Berikut kriteria yang bisa dijadikan acuan,

  1. Memiliki nilai pasar> 500 milyar IDR. Misalnya BlueChip atau LQ45
  2. Emiten memiliki model bisnis yang jelas dan baik/sehat.
  3. Perusahaan terus meningkatkan laba / sahamnya di setiap kuartalnya.
  4. Perusahaan tidak memiliki hutang yang lebih besar dari rasio ekuitas (Debt Equiti Rasio).
  5. Saham menjadi pemimpin pasar. Sedikit banyak bisa mempengaruhi naik turunya IHSG.
  6. Average Price Earning Ratio (PER) tidak terlalu jauh berbeda.

Apa itu Analisis Teknis?

Sedangkan analisa fundamental cenderung lebih fokus pada analisa faktor fundamental, analisa teknikal lebih menekankan pada penggunaan data historis terkait perubahan harga saham, volume dan indikator pasar lainnya. Faktanya, analisis teknikal biasanya digunakan di pasar saham, pasar komoditas, atau pasar lain yang dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan.

Dengan analisis teknis, analis atau investor mendapatkan lebih banyak keuntungan dari data pasar, seperti harga saham, penawaran dan permintaan masa lalu, serta volume perdagangan. Data volume ini seringkali menjadi pertimbangan khusus dalam mencari gambaran kondisi pasar agar lebih mudah dalam memprediksi arah harga selanjutnya.

Volume perdagangan biasanya dikaitkan dengan kenaikan atau penurunan harga saham. Istilah yang terkenal adalah bearish, yang merupakan pola penurunan harga di pasar yang diikuti dengan volume penjualan yang tinggi. Metode yang digunakan dalam analisis teknis bisa bermacam-macam. Namun secara umum para analis menggunakan metode moving average (MA), double top / double top down, head and shoulder, segitiga, level support dan level resistance. Semua teknik ini penting untuk membuat keputusan yang akan dibuat saat peluang untuk membeli atau menjual saham muncul.

Tips memilih saham yang bagus berdasarkan analisa teknikal

Selain metode dasar, melalui analisa teknikal, kita juga bisa memilih saham-saham bagus untuk diinvestasikan dengan mengacu pada kriteria berikut.

  1. Pilih panah dengan arah dominan pada grafik> 45 derajat.
  2. Jangan membeli saham jaminan 80%.
  3. Pilih hanya saham yang memiliki tingkat volatilitas tinggi dan diperdagangkan likuid setiap hari.
  4. Pilih perusahaan yang memiliki banyak saham beredar di pasar. Hal ini menunjukkan bahwa floating share emiten tidak lebih dari 40%.
  5. Ini memiliki jumlah lot yang besar sehingga tidak mudah untuk berurusan dengan harga saham.

Itulah Analisa Dasar Bermain Saham Teknikal.

Maksimalkan penggunaan metode Analisa Diatas

Dilihat dari tingkat kesalahannya, analisis teknikal lebih berisiko karena memiliki peluang pembacaan yang salah. Namun jika kita disiplin dalam menerapkan prinsip-prinsip tersebut di atas, tingkat akurasinya juga bisa tinggi. Faktanya, analisis teknis tidak cocok untuk orang yang ingin berinvestasi dalam jangka waktu yang lama. Sedangkan analisis fundamental diperlukan untuk mengetahui informasi mengenai seluk beluk perusahaan yang menerbitkan saham tersebut. Jika dipahami dan diterapkan dengan benar, kombinasi dari kedua analisis tersebut akan memberikan laba atas investasi yang maksimal.

Dari pengamalan penulis menggunakan Stockbit (Sinarmas Sekuritas) untuk analisa keuangan emiten, Mandiri Sekuritas dan Mirrae Sekuritas (untuk BCA). Serta bergabung di beberapa group saham Telegram untuk berdiskusi dan mendapatkan sinyal-sinyal positif sehingga akan lebih konfiden untuk Trading ataupun Swing Investasi. Baik sekarang kamu tahu 2 Analisa Dasar Bermain Saham bukan.

Ingat, Gunakan uang dingin atau uang yang tidak dipakai dalam jangka waktu dekat, Jangan menggunakan uang hutang karena jika posisi saham sedang ARB butuh waktu untuk naiknya.

  • Bagikan