Menghitung Pelunasan Kredit Motor Adira
Menghitung Pelunasan Kredit Motor Adira

Cara Menghitung Pelunasan Kredit Motor Adira

Adira finance memiliki nama perusahaan PT Adira Dinamika Multi Finance yang bergerak di bidang pembiayaan mulai dari kendaraan roda dua, roda empat, furniture, elektronik, hingga multiguna. Salah satu bidang pembiayaan yang cukup familiar di masyarakat adalah kredit kendaraan roda dua atau motor. Bagi Anda yang ingin mengetahui bagaimana menghitung pelunasan kredit motor Adira, teruskanlah membaca artikel ini sampai selesai.

Mengenal Adira Finance

Adira Finance merupakan salah satu perusahaan pembiayaan terbaik dan terkemuka di Indonesia. Banyak para nasabah yang lebih memilih Adira Finance sebagai solusi pembiayaan terhadap kebutuhan tertentu ketika mengalami keterbatasan budget. Hal ini dikarenakan Adira Finance memiliki beberapa keunggulan dibanding perusahaan pembiayaan lainnya. 

Adira Finance: Solusi Kredit Motor Dengan Syarat Mudah

Satu diantara sekian banyak leasing di Indonesia sebagian besar berasal dari perusahaan Adira Finance. Lembaga pembiayaan yang satu ini menawarkan kemudahan bagi setiap nasabah yang ingin mengajukan pembiayaan terhadap pembelian kendaraan roda dua atau motor. Setiap pengajuan yang dilakukan hanya melalui prosedur yang sangat mudah sehingga tidak tidak merepotkan nasabah.

Untuk mengajukan kredit terhadap pembelian motor sendiri nasabah dapat memilih jenis produk tanpa batas. Seluruh kendaraan roda dua yang dijual di Indonesia dapat diajukan pembelian dengan sistem kredit melalui mitra Adira Finance. Bahkan perusahaan ini bersedia untuk memberikan bantuan pembiayaan secara kredit terhadap merek kendaraan roda dua yang memiliki harga di atas 50 juta.

Adira Finance memiliki ketentuan minimal pembayaran DP ketika ingin mengajukan kredit motor. Besaran DP tersebut minimal 15% untuk kredit konvensional dan minimal 10% untuk kredit dengan sistem Syariah. Ketentuan ini berlaku untuk semua mitra Adira Finance di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. 

Kelebihan dan Kekurangan Adira Finance

Terlepas dari produk pembiayaan yang ditawarkan oleh Adira Finance, perusahaan ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk para nasabah.

Kelebihan pembiayaan Adira Finance

  • Proses pengajuan sangat mudah

Jika Anda pernah menemui layanan pembiayaan dengan proses pengajuan cukup ribet, mungkin Anda tidak akan menemuinya di Adira Finance. Bagian ini merupakan kelebihan yang dimiliki Adira Finance sehingga mampu menjadi solusi bagi yang ingin mengajukan kredit motor.

  • Daftar pilihan tenor yang fleksibel

Bagi masyarakat yang akan mengajukan pinjaman atau pembiayaan Adira Finance, masyarakat dapat menentukan sendiri besaran tenor dan lama waktu cicilan sesuai kemampuan dan keadaan finansialnya. Sehingga fleksibilitas ini dapat memudahkan nasabah yang sedang terkendala akan kondisi keuangannya.

  • Tersedia berbagai macam produk pembiayaan

Seperti Yang diterangkan di atas bahwa pembiayaan Adira Finance tidak terbatas hanya pada kendaraan roda dua atau motor, lebih dari itu nasabah juga bisa mengajukan pembiayaan terhadap barang-barang lain selagi masih memiliki limit yang cukup.

Kekurangan pembiayaan Adira Finance

  • Bunga terbilang tinggi

Dibalik kemudahan pengajuannya, Adira Finance dikenal sebagai perusahaan pembiayaan yang menerapkan bunga cukup tinggi. Hal ini wajar mengingat Adira Finance adalah perusahaan pembiayaan non bank. Setidaknya ketika Anda mengajukan pembiayaan kredit motor, besaran bunga yang harus ditanggung sebesar 15%. Angka ini bisa lebih kecil atau bahkan lebih besar. Nah sekarang kita akan masuk topik Menghitung Pelunasan Kredit Motor Adira.

Syarat Pengajuan Kredit Motor Adira Finance

Untuk mengajukan pengajuan kredit motor di Adira Finance, sebutkan beberapa dokumen penting yang meliputi:

  • KTP pemohon dan pasangan yang asli dan fotokopi
  • Fotokopi kartu keluarga atau surat keterangan nikah
  • Fotokopi bukti atas kepemilikan rumah atau tempat tinggal
  • Fotokopi bukti penghasilan atau surat keterangan penghasilan
  • Fotokopi NPWP
  • Dokumen tambahan (Rekening Listrik/Telepon/PAM/PBB/AJB)

Cara Menghitung Pelunasan Kredit Motor Adira

Teruntuk bagi Anda yang berminat mengajukan kredit motor di Adira Finance atau sedang berjalan, ada cara yang bisa dilakukan untuk menghitung pelunasan kredit motor sesuai kebijakan aturan yang ditetapkan oleh perusahaan pembiayaan ini.

Pada umumnya, calon nasabah akan diminta untuk menghubungi Adira customer service di nomor 1500511. Melalui panggilan tersebut calon nasabah dapat menanyakan seputar simulasi terkait menghitung pelunasan kredit motor Adira baik yang sedang maupun akan berjalan.

Tidak hanya sekedar informasi yang dibutuhkan, selebihnya nasabah juga dapat memohon petunjuk atau saran tentang sistem kredit yang sesuai dengan kondisi finansial atau harga produk. Dengan begitu pihak Adira customer service akan mengarahkan Anda pada sistem pembiayaan yang paling ideal.

Berikut prosedur atau cara menghitung pelunasan ketika mendapat denda yang diakibatkan oleh keterlambatan membayar.

Simulasi Prosedur Pelunasan

Untuk pembelian kendaraan bermotor, Adira Finance menetapkan denda keterlambatan atau jatuh tempo sebesar 0.5% per hari. Sebagai contoh, Jika jumlah angsuran motor Anda sebesar Rp 800.000 per bulan dengan keterlambatan selama 15 hari, maka cara menghitung pelunasan kredit motor Adira yang dikenai denda adalah sebagai berikut.

  • Persentase denda × angsuran × lama keterlambatan
  • (0.5:100) × Rp 800.000 × 15 (hari)
  • Rp 4.000 × 15
  • Total denda sebesar Rp 60.000

Dengan mengetahui besaran dana tersebut, maka hasil ditambah dengan nominal denda pada bulan berjalan adalah sebesar:

  • Angsuran + jumlah denda
  • Rp 800.000 + Rp 60.000
  • Total yang harus dibayar Rp 860.000

Besaran denda dapat bertambah jika keterlambatan Anda melebihi 15 hari sebagaimana contoh di atas. Perlu diketahui cara menghitung pelunasan kredit motor Adira dengan denda sebesar 0,5% ini hanya berlaku di lembaga pembiayaan Adira Finance.

Selain denda, Adira Finance juga menerapkan sistem penalti bagi nasabah yang melunasi semua angsuran sebelum berakhir masa kreditnya. Meskipun terbilang aneh, namun inilah yang ditetapkan oleh sebagian besar pembaga Finance. Adira Finance sendiri menetapkan besaran pinalti 0.8%. Untuk menghitung pelunasan kredit motor Adira dengan tambahan pinalti, Anda harus mengetahui jumlah total kredit yang harus dibayar. Contohnya total kredit motor Anda sebesar Rp 800.000 × 36 (bulan) = Rp 28.800.000, maka perhitungannya sebagai berikut.

  • Persentase pinalti × jumlah kredit
  • (0.5:100) × Rp 28.800.000
  • Jumlah pinalti yang dibayar Rp 144.000

Dengan jumlah tersebut Anda tinggal menambahkannya dengan jumlah total angsuran yang belum dibayar.

Cara menghitung pelunasan kredit motor Adira di atas hanya berlaku untuk perusahaan pembiayaan Adira Finance. Namun tidak menutup kemungkinan prosedur perhitungan termasuk didalamnya denda dan besaran pinalti tidak berbeda jauh dengan yang ditetapkan oleh Adira Finance.

Kunjungi juga

erp cloud

Penjelasan Cloud ERP Keuntungan, Risiko dan Solusi Populer

Cloud ERP adalah sistem perencanaan sumber daya perusahaan berbasis cloud. Ini menawarkan banyak keuntungan bisnis …